CV kreatif tetap bisa terbaca ATS kalau setiap informasi yang disampaikan lewat tampilan juga ada sebagai teks dengan urutan yang masuk akal. Tampilannya tidak perlu dibuang. Yang perlu dijaga adalah struktur: satu kolom, teks asli, dan tidak ada informasi penting yang hanya disampaikan lewat posisi atau warna.

Halaman ini membahas kompromi antara dua jalur, bukan memilih salah satunya. Kalau Anda ingin memutuskan jalur mana yang dipakai untuk lamaran tertentu, mulai dari kapan CV kreatif dipakai. Kalau Anda butuh gambaran bentuk yang utuh, lihat contoh CV kreatif yang profesional.

Dua pembaca, dua cara membaca

Mesin pemindai resume membaca urutan teks. Ia tidak melihat tata letak, tidak melihat warna, dan tidak tahu bahwa sebuah kotak berada di sebelah kanan halaman. Yang ia baca adalah urutan karakter dalam berkas.

Manusia membaca tampilan dan isi. Ia melihat hierarki, menemukan bagian dengan cepat, dan menilai kerapian. Bagi manusia, posisi dan warna membantu. Bagi mesin, keduanya tidak berarti apa-apa.

CV yang baik untuk keduanya tidak harus membuang tampilannya. Ia hanya perlu memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan lewat tampilan juga ada sebagai teks. Aturan praktisnya: jangan ada informasi yang hanya disampaikan lewat posisi atau warna.

Pilih template satu kolom

Langkah paling menentukan adalah pilihan template. Template dengan kolom sampingan adalah yang paling berisiko. Template Jalur, misalnya, memakai rel sampingan dua kolom. Untuk lamaran yang dikirim langsung ke orang, susunan itu tidak masalah. Untuk portal rekrutmen, versi ATS lebih aman.

Kalau Anda ingin memakai satu CV untuk keduanya, pilih template satu kolom seperti Siku atau Larik. Keduanya menyampaikan struktur lewat label dan tipografi, bukan lewat posisi. Template Pita juga satu kolom, dengan kepala dokumen berwarna sebagai penanda.

Template berlangganan menambah pilihan, misalnya Kisi yang menyusun grid label dan isi, Kronologi yang menaruh sumbu waktu di kiri, atau Arsip yang memberi nomor bagian di margin. Beberapa di antaranya masih memakai susunan yang lebih kompleks, jadi periksa dulu hasil ekspornya sebelum dipakai untuk portal.

Empat keluarga gaya yang tersedia mencakup Terstruktur, Editorial, Teknis, dan Berani. Untuk berkas yang harus melewati mesin, Terstruktur dan Editorial biasanya paling aman karena keduanya mengandalkan urutan teks.

Pindahkan informasi penting ke badan teks

Setelah template dipilih, periksa isinya. Informasi yang paling sering diletakkan hanya di kolom samping adalah kontak, tautan profil, dan keahlian. Ketiganya termasuk informasi penting.

Kontak harus ada di bagian atas badan teks, bukan hanya di rel sampingan. Nama, surel, nomor telepon, tautan profil, dan domisili adalah butir yang diperiksa oleh pemeriksa otomatis di Pembuat CV. Kalau butir itu hanya muncul di kolom samping, mesin bisa membacanya sebagai baris terpisah yang tercampur dengan isi kolom utama.

Keahlian sebaiknya ditulis dalam kategori yang jelas, misalnya kelompok perangkat, metode, dan bidang. Kalau kategori hanya dibedakan dengan warna, mesin tidak tahu bedanya. Tulis nama kategorinya sebagai teks.

Tautan profil juga sebaiknya muncul di badan teks. Kalau tautan hanya ada di kolom samping, perekrut yang membaca versi teks tidak akan menemukannya.

Susun urutan yang masuk akal

Mesin membaca dari atas ke bawah. Karena itu, urutan teks harus masuk akal saat dibaca berurutan tanpa melihat tata letak. Uji sederhananya: salin seluruh isi PDF ke dokumen kosong, lalu baca hasil salinannya dari atas ke bawah. Kalau ada kalimat yang terpotong atau bagian yang muncul di tempat yang salah, susunannya perlu diperbaiki.

Urutan bagian bisa diatur di Pembuat CV. Susun dengan urutan yang paling kuat lebih dulu. Untuk pelamar yang riwayat kerjanya sudah panjang, pengalaman kerja jadi poros. Untuk lulusan baru, pendidikan, proyek, dan organisasi bisa berada di depan.

Bagian yang dibiarkan kosong tidak ikut tercetak, jadi CV tidak terlihat bolong. Ini juga menolong keterbacaan mesin, karena tidak ada judul bagian yang menggantung tanpa isi.

Warna dan kontras di jalur kreatif

Lima aksen yang tersedia, yaitu Tinta, Navy, Terracotta, Oxblood, dan Forest, semuanya sudah diuji kontrasnya untuk dua pemakaian: teks putih di atas aksen, dan aksen di atas kertas. Karena sudah diuji, warna tidak perlu dikhawatirkan selama informasinya juga ada sebagai teks.

Warna aksen pada judul bagian tidak masalah untuk mesin, karena judulnya tetap teks. Yang perlu dihindari adalah membedakan kategori hanya dengan warna, atau menyembunyikan informasi di balik bidang berwarna tanpa teks.

Kalau Anda ingin paling aman, pilih aksen Tinta yang hitam pekat. Ia juga pilihan paling aman untuk cetak hitam putih. Pembahasan lengkapnya ada di cara memilih warna CV kreatif.

Gunakan pemeriksa otomatis

Pemeriksa otomatis di Pembuat CV menghitung temuan dari isi CV Anda sendiri, tanpa angka pembanding. Yang diperiksa antara lain kontak (nama, surel, nomor telepon, tautan profil, domisili), panjang ringkasan, peran utama disebut, riwayat pekerjaan, uraian berisi hasil terukur, kata kerja tindakan, tidak ada frasa tugas pasif, panjang tiap poin, kelengkapan tanggal, kategori keahlian, riwayat pendidikan, IPK, bagian pendukung, referensi, jumlah halaman, dan struktur satu kolom.

Setiap temuan yang belum lolos membuka bagian yang perlu diperbaiki, jadi Anda tidak perlu menebak apa yang kurang. Jalankan pemeriksaan ini pada kedua versi, baik versi kreatif maupun versi ATS.

Uji PDF hasil ekspor

Setelah ekspor, lakukan tiga uji sederhana. Pertama, buka PDF dan coba sorot satu kalimat. Kalau teks bisa disorot dan disalin, berkasnya berlapis teks dan mesin bisa membacanya. Kalau tidak bisa disorot, berkasnya gambar dan tidak akan terbaca.

Kedua, salin seluruh teks ke dokumen kosong dan baca urutannya. Ini meniru cara mesin membaca. Perhatikan apakah bagian-bagian muncul dalam urutan yang wajar.

Ketiga, periksa jumlah halaman. Halaman dipenggal oleh lembar CV sendiri, bukan mesin PDF, sehingga satu entri tidak terbelah di tengah. Jumlah halaman di layar sama dengan jumlah halaman di PDF. Hasil ekspornya berukuran A4, tanpa watermark dan tanpa logo, baik pada paket Gratis maupun Berbayar.

Siapkan dua versi dari satu data

Cara paling tenang adalah menyiapkan dua versi dari data yang sama. Versi kreatif dipakai untuk kanal yang sampai ke mata orang, versi ATS dipakai untuk unggahan portal. Karena datanya sama, Anda tidak perlu menulis dua kali.

Draf tersimpan otomatis di akun Anda di server kami, jadi bisa dibuka dari perangkat lain setelah masuk. Draf juga bisa diunduh sebagai berkas JSON dan diimpor kembali sebagai cadangan.

Simpan kedua berkas dengan nama yang jelas, misalnya nama Anda diikuti keterangan versinya. Saat mengirim, periksa lagi berkas mana yang sedang dilampirkan.

Batas yang perlu diakui

Tidak semua portal bisa ditembus dengan cara yang sama. Kalau pengumuman mensyaratkan templat resmi instansi, pakai templat itu apa adanya. CV dengan format sendiri berisiko ditolak di tahap administrasi, sekalipun tampilannya bagus.

Untuk posisi yang memerlukan portofolio, CV saja tidak cukup. Siapkan portofolio sebagai berkas terpisah, dan sebut tautannya di CV.

Perlu diingat juga bahwa pemeriksa otomatis bekerja dari isi CV Anda sendiri. Ia tidak membandingkan CV Anda dengan CV pelamar lain, dan tidak memberi angka kelulusan. Ia hanya menunjukkan bagian yang belum lengkap.

Pertanyaan yang sering muncul

Seberapa besar risiko CV kreatif ditolak mesin? Risikonya ada pada susunan yang menyampaikan informasi lewat posisi, bukan pada tampilannya. Selama informasi penting ada di badan teks sebagai satu kolom, berkasnya masih bisa dibaca mesin.

Apakah warna aksen membuat CV tidak terbaca mesin? Tidak, selama informasinya juga ada sebagai teks. Yang membuat mesin bingung adalah informasi yang hanya disampaikan lewat warna atau posisi.

Apakah foto profil mengganggu pembacaan mesin? Foto diperlakukan sebagai gambar, jadi ia tidak menambah atau mengurangi teks. Kalau dipakai, gambar dikecilkan otomatis: sisi terpanjang dibatasi 400 piksel, mutu 0,72, dan dipotong tengah menjadi persegi.

Bagaimana cara mengecek urutan teks dengan cepat? Buka PDF, pilih semua teks, salin ke dokumen kosong, lalu baca dari atas ke bawah. Kalau urutannya masuk akal, susunannya sudah baik.

Apakah perlu mengirim dua berkas sekaligus? Tidak perlu. Kirim versi yang sesuai dengan kanalnya. Yang penting kedua versi berisi data yang sama dan tidak saling bertentangan.

Langkah berikutnya

Pilih template satu kolom, pindahkan informasi penting ke badan teks, lalu jalankan pemeriksaan otomatis. Setelah itu, ekspor PDF dan uji teksnya. Kalau Anda ingin mulai dari bentuk yang utuh, buka contoh CV kreatif yang profesional. Untuk pengiriman berkas, lanjutkan ke cara mengirim CV kreatif.